Tembok prasasti Malino 1927  Malino adalah surgaya para petualang dan pendaki gunung Bawa karaeng, kenapa tidak, struktur lokasi malin...

Tembok prasasti Malino 1927 

Malino adalah surgaya para petualang dan pendaki gunung Bawa karaeng, kenapa tidak, struktur lokasi malino yang indah dan rapi nan sejuk menjadi pilihan yang paling favorit untuk mengisi liburan keluarga, teman kerja, dan bahkan kerabat komunitas kampus pada umumnya.

Sejuknya lokasi dan indahnya alam malino membuat para pengunjung serasa ingin berlama-lama disana.
Udara yang dingin dan kabut awan yang sering turun menutupi kota dan pedesaan malino menjadi momen yang paling di tunggu untuk mengambil pose berfoto pengunjung.

Malino juga merupakan tempat penghasil sayur mayur yang segar, umumnya masyarakat malino aktifitas keseharian mereka adalah berladang, hasil dari ladang merekalah yang di angkut kekota dan di perjual belikan di pasar-pasar tradisional.


BACA JUGA Barongko Makanan Khas Makassar


suasana yang sejuk dan dingin memang menjadi tempat yang pas untuk tanaman seperti wortel, makanya tidak heran sepanjang jalan menuju malino kita akan bertemu dengan mobil-mobil picup yang mengangkut wortel yang masih segar.

Mungkin kalian yang berkunjung ke sulawesi selatan, rugi rasanya kalau belum menyempatkan waktu untuk mampir di kota malino ini.

Kalau dari makassar kita bisa tempuh perjalanan kisaran 3 jam dengan roda dua. adapun kalau menggunakan roda empat bisa lebih cepat, tapi tergantung draiver nya juga sih, berhubung jalan yang naik dan berliku-liku, kalau draivernya ngak biasa kan bisa memperlambat perjalanan hehehehehe.





HIPOTERMIA Cara mengatasi penyakit Hipotermia di bedakan menjadi dua, tergantung dari kondisi koerban. nah kondisi korban ada dua, ...

HIPOTERMIA


Cara mengatasi penyakit Hipotermia di bedakan menjadi dua, tergantung dari kondisi koerban. nah kondisi korban ada dua, sadar diri atau tidak sadar diri.

SADAR DIRI.

1. Ganti pakaian yang basah dengan pakaian yang kering, karena pakaian yang basah dan dingin              yang  mengakibatkan suhu badan menurun.
2. Minum minuman yang hangat, agar kondisi badan yang tadinya dingin bisa kembali terhangatkan.
3. Makan makanan yang berkalori tinggi.
4. Ajak bergerak, agar suhu badannya kembali hangat. 
5. Kalau memungkinkan buatlah api unggun, tapi usahakan apinya jangan terlalu besar, secukupnya        saja.

TIDAK SADAR DIRI

1. Ganti pakaian yang basah.
2. Masukkan kedalam Sleeping Bag
3. kalau memungkinkan peluk, usahakan Kulit ketemu kulit, karena percaya atau tidak percaya, kulit      ketemu kulit bisa mempercepat pengembalian suhu badan. 
4. usahakan penderita segera sadarkan diri, jangan biarkan penderita tertidur, tepuk-tepuk pipinya,          agar dia bisa tetap sadar. 
5. Jika sudah sadarkan diri, lakukan hal yang pertama diatas. 

Demikian semoga Bermanfaat. silahkan di sheer keteman-teman 

'' salam lestari ''

Viw Puncak Nanga Tumpu Dompu Pesona Alam yang satu ini sudah tidak perlu di pertanyakan lagi, keindahan pantai yang di keliligi bukit-b...

Viw Puncak Nanga Tumpu Dompu

Pesona Alam yang satu ini sudah tidak perlu di pertanyakan lagi, keindahan pantai yang di keliligi bukit-bukit membuat mata terasa nyaman untuk terus memandanginya.
nama tempat ini adalah puncak Nanga Tumpu, tepatnya berada di Dompu NTB, tempat ini menjadi tempat favorit untuk beristrahat para travel atau tour lainya. keindahan yang disajikan sangat luar biasa, kita bisa melihat pantai dari ketinggian pinggiran tebing jalan poros bima sumbawa.

sepanjang jalan poros Bima-Sumbawa kita aka menemukan hewan-hewan yang berkeliaran di jalanan. seperti halnya Monyet. Menyet-monyet ini akan turun ditepih-tepih jalan dan bahkan terkadang berada pas di tengah-tengah jalan raya untuk mengambil makanan biji-bijian yang jatuh dari pepohonan yang rindang sepanjang jalan bima sumbawa.

nah buat kamu nie yang nyetir Mobil atau Motor, harus hati-hati sepanjang jalan ini.tetap konsentrasi, kondisi jalan yang naik turun dan belokan yang terhitung terjal membuat para pengendara harus tetap berhati-hati, jangan sampai nanti kamu nabrak hewan loh..hehheh...tapi muda-mudahan hal itu tidak terjadi pada kita semua..amiiin

mungkin anda yang dari bima tujuan sumbawa pasti akan melewati tempat ini, rugi rasanya kalau anda tidak menyempatkan waktu untuk singgah sejenak menatap indahnya pantai dan bukit yang hijau.

jika anda berada di puncak Nanga Tumpu pada jam pagi, maka anda akan menemukan ketenangan dan  suara kicauwan burung yang indah, tapi kalau anda berada di puncak naga tumpu pada saat siang hari, anda akan di sambut hembusan angin lepas dengan viw langit hijau, pas untuk berfoto meski matahari terik, akan tetapi rasa panas hilang ditelan hembusan angin pantai.

meski saya melewati jarul ini di siang hari, tapi banyak dari merek yang mengatakan bahwa sunset di puncak Naga Tumpu ini sangat indah. pas untuk mereka yang suka mengabadikan foto perjalanannya dengan viw yang indah dan keren.
saya yakin bagi kamu yang pernah kesana, pasti kamu merasa ingin lagi ketempat tersebut menikmati suasana alam yang indah dan sejuk, dan semoga buat kamu yang membaca tulisan saya dan belum ada waktu untuk mengunjunginya semoga di segerakan bisa kesana juga.

Sisah Foto 










sekian yang bisa saya tuliskan gan, semoga bermanfaat.

'' Salam Lestari ''

warna putih sebagai lambang bersih dan suci menjadi salahsatu warna yang disukai banyak orang. selain memancarkan aura yang agung putih ...



warna putih sebagai lambang bersih dan suci menjadi salahsatu warna yang disukai banyak orang. selain memancarkan aura yang agung putih juga menjadi salahsatu warna yang tergores dengan sempurna di sudut sudut Bumi melalui Kekuasaan sang pencipta.

seperti halnya warna putih dari pasir yang membentang indah di pantai Labangka. dan kali ini, aku akan berbagi kisah serunya  tentang perjalanan menuju Pantai Labangka Sumbawa Besar Provinsi NTB.

Perjalanan panjang yang memakan jarak sejauh kurang lebih 80 Km dari pusat kota Sumbawa ini dimulai sejak pukul 6 pagi, ketika langit belum terang dan jalanan masih lengang aku dan 3 orang temanku sudah melaju menyusuri jalan raya dengan mengendarai dua motor menembus udara yang masih dingin menusuk kulit. Sebuah tas ransel penuh dengan perlengkapan kemah sudah nangkring di pundak kami, karena dari awal sudah diniatkan untuk berkemah semalam disana.

Pom Bensin

Belum jauh kami melaju, kami harus mampir terlebih dahulu ke Pom bensin untuk mengisi full tangki motor,  ini memang menjadi hal yang penting terlebih ketika perjalanan panjang seperti ini, tidak ada yang tahu kalo tiba tiba ditengah perjalanan motor mogok karena kehabisan bensin dan ternyata gak ada pom bensin ketika menikmata makannya dari awal harus sudah diantisipasi. selesai mengisi bensin perjalananpun dilanjutkan.

Ada keindahan yang dilihat selama di jalan, seiring matahari yang perlahan membuka cakrawala, terbentanglah hamparan lepas yang indah memanjakan mata, berupa hamparan sawah yang telah dipanen, barisan bukit-bukit savana khas alam Sumbawa, sulit untuk digambarkan uniknya alam Sumbawa ini yan belum tentu bisa ditemukan di daratan lain dan hanya bisa disimpulkan dengan sebuah kata "indah".
setelah kurang lebih satu setengah jam berpacu di jalan Raya sampailah kami di Desa yang bernama pelampang, ada sebuah gapura dengan tulisan serupa  ucapan selamat datang dan juga tulisan Labangka, tanpa ragu kamipun mengarahkan kendaraan untuk berbelok dan masuk ke jalan yang terdapat gapura itu. tapi supaya lebih memastikan akhirnya aku tanyakan ke bebetapa orang yang ada disitu, dan benarlah jalan yang kami ambil ini adalah jalan menuju pantai labangka.

Gapura Labangka

Tentunya aku semakin semangat dan rasa penasaranku semkin memuncak, tak sabar untuk melihat indahnya pantai labangka. tapi rupanya perjalanan dari tempat behenti tadi menuju lokasi masih saja membuat mata ini termanjakan. kali ini kejutan dari perkebunan jagung milik warga yang terhampar sejauh mata memandang bahkan sampa tak terlihat ujungnya. sungguh ini pemandangan yang tak pernah aku temui sebelumnya, dan hanya bisa takjub menyaksikannya.
sekitar kurang lebih 15 menit berkendara sampailah di pertigaan, disitu kami kembali menemui gapura dan petunjuk arah, rupanya pantai labangka ini terbagi menjadi beberapa daerah dimulai dari labangka 1 hingga labangka 5. untuk kunjungan yang pertama akhirnya kami mulai dari labangka 3 dengan mengambil jalan lurus dari pertigaan itu. belum jauh berkendara rupanya sudah terlihat diujung pemandangan hamparan laut lepas, dan yang serunya lagi jalan yang dilalui sudah bukan jalanan aspal lagi, melainkan tanah dengan batu kerikil. cukup memerlukan kehati hatian melawati jalan ini, terlebih jalanan ini bukan jalan umum dan hanya dilalui oleh para pekerja di kebun jagung.

Gapura Peta Lokasi

Seperti ini sudah bisa terbayangkan gimana cantiknya nanti pantai labangka dengan ke asriannya karna sudah bisa dipastikan bahwa belum terlalu banyak pengunjung yang datang, tidak seperti kebanyakan pantai-pantai lain yang jadi tempat wisata. Dan benar saja sesampainya kami di bibir pantai langsung disuguhi deburan ombak khas pantai selatan. saling menyahut menyentuh putihnya pasir. tidak hanya disitu saja, sedikit mengarahkan laju kendaraan ke tempat lain kamipun menemukan spot tebing yang pemandangannya hamparan lau lepas seperti tak terbatas, dan tak menunggu lama kami langsung turun dari kendaran dan menikmati keindahan alam ini dan tentunya mengabadikan tempat seindah itu.

Tebing Labangka

selepas dari situ kamipun melanjutkan perjalanan ke suatu tempat yang menurut beberapa sumber ada goa yang bernama Goa dewa, awalnya kami kesulitan menemukan Goa ini, karna tidak adanya petunjuk arah, juga lokasinya yang berada dibawah perkebunan jagung milik warga. dengan bertanya kebeberapa orang yang ada di kebun jagung akhirnya kami menemukannya, dengan menuruni beberapa celah tebing yang tidak seberapa tinggi, Goa yang mulutnya langsung menghadap ke laut ini menjadi salah satu spot unik di labangka, ruang di dalam Gua tidak begitu dalam, tapi sangat terlihat jelas bahwa Gua ini biasa di gunakan untuk peribdahan umat Hindu warga sekitar, dengan beberapa patung dan benda benda sisa peribdatan.
terasa cukup menikmati Gua dewa petualanganpun dilanjutkan ke wilayah labangka lainnya, dengan kembali ke jalan yang ada gapura dan petunjuk arah.

Gua Dewa

kali ini aku dan temanku menuju ke labangka 4 dan 5 dengan melewati labangka 2 terlebih dahulu.
sesampainya di Labangka 4 kamipun merapatkan kendaraan ke sebuah warung kecil, karna matahari sudah mengganas diatas kepala menandakan sudah waktunya jam makan siang, sembari menikmati makan akupun bertanya ke penjual lokasi mana yang cocok untuk mendirikan kemah, dan rupanya lokasinya gak terlalu jauh dari warung tersebut. selesai makan kamipun langsung bergegas kelokasi berdasarkan petunjuk yang sudah diberikan.
hanya berjarak kira-kira lima menit, kami sudah menemukan lokasi yang dicari, terdapat sebuah kampung yang mana kampung itu merupakan kampung nelayan tetapi mayoritas warganya adalah para pendatang dari luar sumbawa, kalo diperhatikan sepertinya warga di kampung ini berasal dari wilayah Timur, dan kamipun langsung menemui penanggung jawab wilayah tersebut untuk meminta izin nendirikan kemah.

Membuka Kemah Di pinggiran Pantai 

matahari yang mulai turun menjadi pengingat kalo kami harus segera mendirikan tenda, sesuai lokasi yang ditentukan akhirnya kemahpun didirikan.
menikmati senja di bibir pantai bersama nyanyian ombak yang terdengar menjadi harmony yang sempurna di sore itu.

 lelahnya badan dalam perjalanan segera tersamarkan oleh bahagianya menikmati senja di Labangka yang berpasirkan putih yang sempurna, dan saat malam tiba kamipun melakukan ritual yang umum biasa dilakukan oleh mereka yang kemah, yaitu menyalakam api unggun dan karena suasananya di pantai bakar bakar ikan menjadi penyemaraknya.

Mas Arif  Lagi Asik Bakar Ikan
Naim Cuma Ngambil Foto 


Puas menikmati suasana malam di pantai labangka, pagi hari saat matahari mulai beranjak naik perjalanan untuk kembali pulangpun dilanjutkan, dengan seberkas pengalaman yang berkesan, indahnya pantai labangkapun terbungkus sempurna dengan pemandangan kebun jagung yang kembali terlihat saat pulang, daun-daun jagung yang tertiup angin melambai seolah mengucapkan salam perpisahan dan ucapan untuk kembali lagi, sungguh Rizki perjalanan ini sangat luar biasa, bersyukur karena bisa berkunjung ke pantai labangka semoga suatu saat nanti bisa kembali lagi.

SISAH JEPRET









'' SALAM LESTARI ''


Sumbawa adalah sebuah pulau yang terletak di kepulauwan nusa tenggara barat, indonesia. pulau ini dibatasi oleh selat alas, disebelah barat ...

Sumbawa adalah sebuah pulau yang terletak di kepulauwan nusa tenggara barat, indonesia. pulau ini dibatasi oleh selat alas, disebelah barat memisahkan dengan pulau lombok, selat sape di sebelah timur memisahkan dengan pulau komodo, samudra hindia disebelah selatan, serta laut flores di sebelah sebelah utara. kota terbesar adalah Bima, yang berada di bagian timur pulau ini.

dengan luas pulau 14.386 M2. dan merupakan pulau terbesar di propinsi nusa tenggara barat. 
puncak tertingginya adalah gunung tambora dengan ketinggian 2,824 M. dan masih termasuk gunung apa yang masih aktif. 

keunikan yang dimiliki sumbawa yaitu bentangan pulau-pulau dan pantai yang indah, salah satunya yang kami pernah kunjungi adalah pantai Labangka1 dan Liang Dewa.

jarak Sumbawa labangka kurang lebih 70 KM, atau sekitar 1-2 jam perjalanan mengendarai roda dua atau roda empat.

LABANGKA.1

Labangka tidak hanya dikenal sebagai sentral penghasil jagung terbanyak di kabupaten sumbawa, namun juga menyimpan potensi bahari dan termasuk surganya pantai-pantai yang indah di kabupaten sumbawa. 

pantai-pantai labangka memiliki struktur pasir putih yang terhampar luas, dengan ukuran kecil-kecil dan bersih, ini salah satu yang membuat pantai labangka semakin indah di pandang dari kejauhan.



pantai Labangka 1. 

LIANG DEWA

untuk bisa sampai ke pantai liang dewa cukup mudah, karena masih termasuk labangka 1. patokan utamanya adalah KTM ( Kota Terpadu Mandiri ) berada di sebelah kanan jalan ada gang.
tidak terlalu jauh dari KTM, kita akan melewati jalan yang licin dan sempit, hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. 

gapura KTM Labangka 1. jalur menuju labangka satu.

liang dewa adalah gua yang kurang lebih ukuran mulunya kurang dari 2 meter, namun banyak dari pecinta alam bahkan warga di sekitar enggan untuk masuk dikarenakan banyak isu-isu negatif yang beredar.dengan keberadaan gua tersebut.


masih banyak lagi tempat-tempat wisa di sekitar sumbawa NTB yang indah, cuma dikarenakan waktu yang tidak memungkinkan untuk mengunjungi semuanya, yaaaa. mau gimana lagi hehehhe....semoga di lain waktu kita bisa berkunjung di tempat yang berbeda..amiiin..

semoga tulisan ini bermanfaat untuk kalian yang membacanya, dan saya doakan yang belum pernah berkunjung ke tempat ini, semoga disegerakan.

DOKUMENTASI


Camping di pinggir Pantai


Mas Arif, Muh Naim, Dase Salpin, Ihsanul Malik.
Sekret AQL Sumbawa





''Salam Lestari''


Viw Epang Bua Nusa Tenggara Batar ( NTB )   Empang Bua, adalah salah satu desa di kecamatan moyo hulu Sumbawa ( NTB) dengan jarak temp...

Viw Epang Bua Nusa Tenggara Batar ( NTB )  

Empang Bua, adalah salah satu desa di kecamatan moyo hulu Sumbawa ( NTB) dengan jarak tempuh perjalan kaki sekitar 4-5 jam.
untuk bisa sampai di jalur utama menuju desa empang bua, kita harus melewati beberapa pemukiman yaitu desa kerekeh dan desa selang. 

nah dari desa selang inilah kita akan memasuki kawasan hutan.

trek untuk bisa sampai kelokasi Desa Empang Bua tidaklah mudah, rintangan dan tangtangan pasti selalu ada menjadi bunga-bunga kenangan dalam setiap perjalanan, tapi kalau memiliki jiwa petualang saya yakin hal apapun itu pasti bisa dilalui

untuk bisa sampai kedesa Empang Bua kita harus menempuhnya dengan jalan kaki, melewati hutan rimba, perbukitan yang terjal, dan yang tidak kala penting kita harus melewati 5 sungai yang sangat deras. 


sungai yang deras dan bebatuan yang besar 

Hal tersebut dikarenakan belum ada akses jalan yang bisa di lalui kendaraan, mungkin karena faktor geografis dan anggaran pemerintah yang belum masuk ke desa tersebut.

sebenarnya memakai sepeda motorpun bisa tapi disaat musih kemarau datang, tapi yaaaa... harus berani tanggung resiko yaa gan, soalnya di sepanjang perjalanan tidak akan anda dapatkan bengkel atau tukang servis hehehehe..... sedangkan trek yang anda harus lalui sangat-sangat extrim bangat, harus melalu 5 sungai dengan air yang begitu deras dan batu yang licin lagi tajam..hehehhe......belum lagi harus naik turun gunung, yaaa kalau remnya jebol ngak berfungsi yaa sudah bisa kita pastikan apa yang akan terjadi selanjutnya...heheh

tapi kalau baru pemula mau menuju desa Empang Bua, Saya sarankan anda lebih baik berjalan kaki lebih untuk mencari amannya gan.

sepanjang perjalanan anda akan mendapatkan banyak sekali pengalaman, karena alam yang masih begitu rimba pasti disana masih banyak hewan-hewan yang langka dan liar, seperti monyet, burung-burung,babi, rusah dah masih banyak lagi yang lainya. sebagai orang yang memiliki jiwa pecinta alam pasti kita memegang erat yang namanya kode etik pencinta alam dan kita pasti punya semboyan bahwa :


Bentuk Jalan menuju Empang Bua yang sangat-sangat rusak 

  • jangan mengambil apapun kecuali gambar
  • jangan meninggalkan apapun kecuali jejak
  • jangan membunuh apapun kecuali waktu.
tiga ini harus selalu kita pengan dengan erat, kalau memang kita merasa seorang yang cinta dengan Alam. 


sebelum kita sampai di pemukiman, kita akan melewati ladang warga yang hijau dengan pemandangan gunung, viw yang begitu sangat-sangat  indah, membuat sesak nafas berhenti seketika, rasanya semua lelah telah hilang dan terbayar, heheheeh... belum lagi udarah yang begitu segar membuat jiwa semakin tenang, ingin rasanya berlama-lama di tempat ini. 

tidak begitu jauh dari ladang warga, kita sampai di perkampungan, di sana kita akan menemukan beberapa deretan rumah yang sangat sederhana yang bahan dasarnya adalah kayu.

tapi kampung ini terasa sunyi mungkin karena penduduk yang menetap lebih banyak bermalam di ladang masing-masing menjaga serangan hewan buas yang merusak tanaman mereka. 

namun yang membuat saya begitu terkejut ketika melihat sebuah masjid sederhana yang di bangun yayasan peradaban Islam Ar-Rahman Qur'anic Learning Center.
dalam hati kecil saya berbisik, sunggu muliah agama islam sampai di pelosok desa sumbawah syiar suara islam masih terdengarkan dan terus berkumandang.


Foto Masjid AQL Islamic Center Desa.Empang Bua


di masjid inilah warga empang bua berkumpul melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari semalam.

dikarena jarak yang begitu jauh dari perkotaan, maka untuk mencari sinar lampu listrik jagan harap anda akan mendapatkan di kampung ini gan, layaknya kalau para pendaki bermalam di alam rimba..hehehhehe


suasana malam di desa empang bua tanpa ada listrik dari pemerintah

tapi yang unik dari desa ini, meski jauh dari perkotaan, jaringan ponsel tidak ketinggalan ko gan, malah untuk internet pun kuat lo..heheh

kebiasaan warga memasak nasi atau makanan lainnya dengan menggunakan kayu bakar yang sudah kering, yang mudah kita dapatkan di sekitar hutan, nah buat kamu nie yang biasa berpetualang namun belum bisa nyalain api pakai kayu, sudah saatnya untuk belajar dari sekarang karena kamu tidak pernah tau apa yang akan terjadi ketika kita berpetualang di alam bebas. 

seuntai kisa saya, semoga bisa menambah wawasan kita semua, dan semoga ada yang tetarik untuk mengunjungi lokasi ini, karena sebenarnya masih banyak lagi yang harus saya tuliskan mulai peninggalan sejarah yang ada di lokasi tersebut  dan masih banyak lagi yang lain, cuma berhubung saya tidak memiliki foto yang bisa meyakinkan akhirnya saya putuskan untuk tidak menceritakan apa-apa saja sejarah yang aka di kampung tersebut.

namun untuk kamu yang memiliki jiwa petualang sejati, silahkan datang dan kunjungi lokasi tersebut. 







'' Salam Lestari ''






Curug panjang merupakan salah satu obyek wisata di kota hujan ( Bogor ) yang banyak di kunjungi wisatawan lokal maupun luar. letak curu...


Curug panjang merupakan salah satu obyek wisata di kota hujan ( Bogor ) yang banyak di kunjungi wisatawan lokal maupun luar. letak curug panjang berada di Mega Mendung antara lereng gunung paseban, dengan luas kawasan wisata yang kurang lebih seluas 30 h.

di kawasan wisata ini pengunjung akan merasakan sendiri suasa alam yang masih terjaga kelestariannya, air yang dingin dan uda yang sejuk akan pengunjung dapatkan ketika menyempatkan waktu untuk mengisi liburannya di kawasan curug panjang bogor. 

bentuk curug panjang tak seperti bentuk curug-curug pada umumnya, bentuknya yang memanjang dengan kedalaman -+ 7 meter.

bagi anda yang tidak bisa berenang, jangan coba-coba untuk nyebur di sekitar curug karena itu bisa membahanyakan keselamatan anda sendiri apalagi di waktu hujan.

untuk bisa sampai ke curug panjang dari jln. poros puncak bogor, ambil tujuan mega mendung, dari mega mendung jalan tak seluas yang anda kira, jadi harus berhati-hati apalagi bagi anda yang membawa kendaraan beroda empat.

ujung jalan mega mendung, anda akan mendapatkan pusdik reskrim mega mendung, ambil kanan dan lanjutkan perjalanan, tapi jalan akan semakin sempit, jadi tetap berhati-hati.

semakin masuk anda akan mendapatkan jalan yang menanjak dan licin kiri jalan ada tebing dan kanan jalan ada jurang tetap berhati-hati membawa kendaraan anda. terkadang di jalan ini kita mendapatkan kabut yang cukup tebal menjadi suatu yang istimewa bagi anda yang jarang melihat embun...heheheh




pemandangan semakin lepas udarah yang sangat nyaman akan anda rasakan, semoga anda semakin betah untuk berlama-lama menikmati indahnya kota hujan.

ikuti terus jalan, anda akan melewati perkebunan pinus yang indah dan beberapa rumah warga yang tinggal di sekitar lereng gunung.
jarang yang anda harus tempu dari jln poros puncak -+ 8 km. 

sesampainya anda di lokasi, jangan lupa untuk mengambil tiket masuk yaa heheh...
semoga anda menikmati suasana alam curug panjang.

'' salam lestari ''

Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di jawa barat dengan ketinggian 3078 MDPL dengan luas wilayah 15000 ha. Gunung ini termasuk dal...


Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di jawa barat dengan ketinggian 3078 MDPL dengan luas wilayah 15000 ha. Gunung ini termasuk dalam Taman Nasional Gunung Ciremai ( TNGC ).

Pesona Gunung Ciremai yang Unik dan Cantik menjadikan tempat terfaforit para pendaki untuk menikmati indahnya Alam. Pendaki Gunung Ciremai tidak pernah sunyi, apalagi di waktu liburan kuliah atau sekolah, banyak kita dapatkan para pecinta alam yang naik turun puncak Tertinggi Gunung ciremai ini.

memang menjadi penikmat alam itu susah untuk di jelaskan, karena setiap orang pasti memiliki pandangan yang berbeda-beda.

tapi buat kamu yang belum pernah mencoba, silahkan monggo di coba gan, karena setiap perjalanan pasti menyimpan cerita.




'' Salam Lestari ''


Tampak dinding Gua Batu Putih Luwu Timur jika kamu hobi susur gua maka jagan lewatkan gua batu putih yang terletak di sulawesi selatan...

Tampak dinding Gua Batu Putih Luwu Timur

jika kamu hobi susur gua maka jagan lewatkan gua batu putih yang terletak di sulawesi selatan tepatnya di Kab. Luwu Timur, Kec. Burau, Des. Lumbewe.

Gua ini memiliki banyak cerita dan keunikan, Mulai dari dinding gua yang unik sampai kepada dalaman gua yang seperti sebuah istana di zaman kuno. 


Tampak Didadam Gua Batu Putih Luwu Timur


dan tak kala menarik lagi gua ini menurut cerita sejarah memiliki 1000 pintu tempat persembunyian suku pamona dikala masa penjajahan jepang.

jadi tunggu apa lagi gan.

GUA BATU PUTIH Luwu timur, adalah salah satu tempat wisata yang kurang di ketahui wisatawan luar maupun lokal. Gua Batu Putuh terletak...


GUA BATU PUTIH Luwu timur, adalah salah satu tempat wisata yang kurang di ketahui wisatawan luar maupun lokal.

Gua Batu Putuh terletak di kabupaten Luwu Timur, Des. Lumbewe, Kec. Burau. untuk bisa sampai kelokasi dari jalur poros luwu timur memakan waktu -+ 2 jam dengan mengendarai roda dua ( Motor ), trak untuk bisa sampai kelokasi lumanya membuat lelah, harus melewati jalan bebatuan gunung, perkebunan kelapa sawit, perkebunan kakau atau coklat warga dan yang lebih extrim lagi anda harus menyebrangi beberapa sungai dengan deras air yang bisa membuat Ban motor kamu terbawah arus derasnya sungai.

untuk bisa sampai kelokasi Gua, kita harus menempuhnya dengan berjalan kaki melewati lebatnya hutan yang hijau dan pepohonan yang tinggi. sebelum masuk ke lokasi Gua, sebaiknya kamu minta idzin dan do'a ke warga yang berada di sekitar,sebagai tanda penghormatan dan sopan santun kita untuk sesama manusia.

tidak jauh dari lokasi ada beberapa rumah warga yang bekerja sebagai tukang kebun dan kadang-kadang mereka bermalam sampai berhari-hari di rumah tersebut.
Rumah Warga, tempat Penitipan Kendaraan

buat kamu yang baru ke lokasi Gua, saya sarankan untuk membawah air dari bawah, karena di mulut gua kamu tidak akan menemukan mata air yang cukup untuk kebutuhan pribadimu, memang sih di sana ada tetesan air yang keluar dari batu cuma untuk bisa mendapatkan air yang banyak kamu harus menunggu beberapa jam untuk bisa di tampung. heheheheh...jadi saya sarankan mending membawah air dari bawah. 


Mulut Gua 

pemandangan yang lepas dan senjuknya angin sepoi-sepoi membuat rasa lelah hilang seketika, membuat jiwa ini berfikir bahwa sunggu indah ciptaa-Nya dan sungguh sempurna bentuknya. 

Disela-sela menunggu datangnya mangrib kami berpencar mencari kayu bakar yang mudah kita temukan di sekitaran Gua sebagai alat untuk memasak dan menjadi penerang di kala gelapnya malam menghampiri.

Proses Pemanggagan Ayam  Ala Alam
santapan kami malam itu adalah ayam bakar, yang sudah dipersiapkan dari rumah. 
tapi ingat yaa kawan, kalau kamu di alam bebas menyalakan api jangan lupa untuk di matikan setelah pemakaian, karena sudah banyak kejadian gegara tidak mematikan api yang di nyalakan bisa membuat hutan kebakar. 



Makan Malam

Hampir semua petualang mengatakan bahwa makan di alam bebas dengan hidangan yang seadanya sungguh sangat nikmat, karena suasana yang menjamin, dan memang karena tidak ada yang lain juga gan ,heheheheh...



setelah perut terisi, rasanya badan ini harus di istrahatkan hehe..akhirnya kami menggunakan waktu yang tersisah untuk beristrahat, menampung kembali tenaga yang telah terpakai selama perjalanan.

persiapan untuk mencoba masuk kedalam Gua karena rugi rasanya datang kalau kita tidak sempatkan waktu untuk menelusuri lebih dalam apa saja yang ada di dalam dan sekitar gua batu putih ini.

waktu itu pukul 00:00 kami mencoba untuk masuk melalui lubang yang sangat sempit sekali dan hanya bisa dilewati satu orang dewa dengan ukuran badan standar, semakin kedalam semakin luas. 
seperti biasanya gua adalah tempat kelelawar , jadi tidak heran jika kamu masuk kedalam suatu gua kemudian menemukan kelelawar yang berterbangan.
suasana di dalam gua 
karena kurangnya penerang yang kami miliki, jadi untuk mengambil gambar-gambar didalam gua sangat sulit.

aroma dari kotoran kelelawar membuat kita tidak betah terlalu lama di dalam gua, akhirnya kami mencoba untuk mencari tembusan, tapi setelah bebeberapa jam berkeliling semua tembusan sudah tertutup reruntuhan bebatuan. 

karena beberapa teman sudah tidak betah akhirnya kami putuskan untuk keluar melalui jalur yang sama.

waktu terus berjalan, waktu subuh hampir tiba, kami putuskan untuk sholat subuh kemudian  meninggalkan lokasi pukul 07:00 pagi.

semua pengalaman dan suasana alam liar yang masih kental pasti menyimpan cerita mistis, tapi jagan pernah takut untuk utuk melawan rasa takut yang menghampiri, lawan rasa takut anda dengan keyakinan bahwa tidak ada yang maha kuasa kecuali sang pencita Alam semesta. 

sekian apa yang bisa saya tuliskan semoga anda bisa mengambil sebuah pengalaman baru


'' salam lestari ''






semangatlah kalian wahai pemuda petualang, karena perjalanan belum berakhir dan masih harus kita lanjutkan terus sampai waktu memberhentik...



semangatlah kalian wahai pemuda petualang, karena perjalanan belum berakhir dan masih harus kita lanjutkan terus sampai waktu memberhentikan langkah kaki ini, masih banyak tempat-tempat yang indah yang belum kita kunjungi, tapi kamu harus ketahui bahwa impin bisa tercapai karena ada niat yang kuat dari dalam jiwa, maka dari itu, kuatkan niatmu, bakar semangatmu semoga semua keinginan dan cita-citamu bisa terwujutkan. 

''salam semangat untuk kita semua pemuda petualang.''